Hhmm....sudah lama banget rasanya....Tuesday, October 5, 2010
Berencana aktif ngeblog lagi??
Hhmm....sudah lama banget rasanya....Friday, November 27, 2009
Morning Report: "the first time exprerience"
Sunday, May 3, 2009
Bali, you set me Free
2 weeks in Bali for Free....itu adalah suatu hal yang tidak pernah terlintas di kepala sewaktu masuk jadi residen bedah. Ibarat rejeki yang tak terduga, Bali adalah buah durian yang runtuh dari pohonnya.
Kursus di Bali, datang pada waktu yang tepat, disaat kami mengalami apa yang disebut "Syndroma Kedudulan". Perasaan pusing, kurang tidur, jantung berdebar-debar, muka masem, jarang senyum, phobi sama kakak kelas adalah beberapa gejala dari syndroma ini.
Dan ajaibnya, syndroma ini menghilang seketika, begitu kakiku menginjak di tanah para Dewa ini. Sebuah perasaan lega yang tak bisa digambarkan dengan kata-kata lagi.
Friday, January 2, 2009
Nikmatnya Jadi Residen Baru
Ternyata...orang hebat itu tidak dilahirkan begitu saja. Mereka dibentuk, mereka ditempa, mereka dididik dengan keras, disiplin tinggi dan cara yang terbaik.
Inilah saya, ada diantaranya... Sebagai residen termuda, sudah pasti kita harus melewati apa yang disebut "kesed"nya residen lain yang lebih senior. Kita harus lalui bagaimana setiap hari, kita selalu underpressure, penuh ketegangan dan lelah secara fisik dan mental. Tapi justru disitulah letak nikmatnya...Kalau jaman SMA dulu saya punya slogan...masa SMA adalah masa yang paling indah...MAAF...harus saya koreksi sekarang, kalau masa R1 (baca: er satu) alias residen baru adalah masa yang puaaaaaaling indah!!!
Salah satu hal positif yang saya dapat dari sistem pendidikan yang keras di Bedah ini adalah bahwa, nantinya, sebagai seorang ahli bedah...kita tidak boleh melakukan kesalahan. Satu kesalahan kecil, bisa sangat fatal, apalagi yang kita hadapi adalah nyawa manusia. Mungkin falsafah itu yang ingin ditanamkan oleh kakak senior saya.
Apakah itu artinya seorang ahli bedah tidak boleh salah???
Tentu saja jawabnya tidak. Ahli bedah juga manusia biasa. Tapi ahli bedah yang baik, adalah yang tidak pernah mengulangi kesalahannya. So... sebagai residen baru, residen muda yang inyis-inyis.. saya masih harus belajar dari kesalahan, dan sebagai konsekuensinya tentu ada kompensasi dari kesalahan itu, yaitu HUKUMAN. Jadi wajarlah...kalau menu harian saya sekarang adalah dimarahin senior. Hehehe...
Mohon doanya aja ya...biar saya bisa melewati masa-masa sulit ini dengan penuh kemudahan..
Thursday, December 18, 2008
Neo Kerja Rodi
Semua orang yang pernah SD atau SMP pasti tahu artinya kerja rodi. Saya rasa tidak perlu dijelaskan lagi definisinya. Kerja rodi yang kita kenal dulu memang terjadi dalam masa penjajahan pemerintah Hindia Belanda. Korbannya adalah orang-orang pribumi yang hidup pada masa itu. Cerita kelam itu rupanya tidak berakhir, karena saat ini pun, "kerja rodi" ada dan terjadi disini, di Indonesia, disaat bangsa kita sudah merasakan 64 th kemerdekaannya. Tentu tidak seheboh seperti waktu itu, tidak juga memakan korban jiwa. Hanya saja, saya merasa kerjaan saya saat ini di Puskesmas, sudah seperti kerja rodi. Saking mangkelnya, saya namakan saja Neo Kerja Rodi. Bedanya, pelakunya dan korbannya adalah orang kita sendiri.
Separah itukah??
Tentu tidak. Kata-kata hiperbola yang saya gunakan untuk menggambarkan pekerjaan saya di Puskesmas, bagi saya dapat melepaskan "uneg-uneg" yang mengendap dalam relung hati paling dalam. Ceileeh....
Seperti yang anda tahu, saya bekerja sebagai seorang PNS dilingkungan Dinas Kesehatan Kota Metro, pada sebuah Puskesmas Rawat Inap. Proses saya bisa sampai di Puskesmas Rawat Inap ini juga bukan karena kebetulan. Melalui proses yang rumit dan penuh dengan argumentasi, saya terdampar di Puskesmas ini. DENGAN TERPAKSA. Catet...!
Dan hampir selama 3 tahun lebih saya sudah berusaha mengemban tanggung jawab ini. Pelan-pelan saya berusaha beradaptasi dengan pola kerja yang berbeda dari puskesmas-puskesmas lain di Kota Metro. Saya harus terbiasa di gedor pintu rumahnya pada jam 1, jam 2 atau jam 3 pagi untuk melayani masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Sementara paginya, saya harus tetap masuk kantor seperti biasa dengan segala aktifitas dan kesibukannya. Ada rapat, ada penyuluhan, ada lomba-lomba, ada P3K, BP...pokoknya semua! dan malamnya, saya harus tetep stand by, untuk kembali mengulang siklus "gedoran pintu" yang sama kembali. Ngilang sebentar berarti teguran minimal Kepala Dinas atau Walikota sudah menanti.
Saya adalah tipe orang yang selalu berusaha melihat positif terhadap segala sesuatu. Termasuk kenapa Allah memilihkan saya puskesmas rawat inap ini untuk saya. Saya tetep berusaha bersyukur, bahwasannya dengan ada di puskesmas ini, saya bisa mempraktekan pengetahuan dan keahlian yang dimiliki lebih banyak dari teman-teman sejawat di puskesmas lain. Dengan ada di puskesmas ini, saya bisa me-manage pasien dengan bebas, karena saya ada pada strata paling tinggi untuk menentukan therapi pada pasien-pasien di puskesmas ini. Saya sungguh-sungguh menjadi bersemangat, dan akhirnya benar-benar bersyukur bisa ada disini. Cause I feel like a boss in my own company.
Tapi minat itu sedikit demi sedikit menjadi hilang. Kesulitan-kesulitan mulai muncul satu persatu dan serasa "mengebiri" kreatifitas dan kompetensi saya sebagai seorang dokter umum. Untuk diketahui, hampir semua orang kesehatan di Kota Metro ini akan geleng kepala kalau ditawari bekerja di puskesmas kami. Banyak alasan yang dikemukakan, dari mulai alasan keluarga, uang lembur yang tidak "manusiawi" dan masih banyak lagi. Pernah suatu saat, puskesmas kami mendapat "bantuan" tenaga dari luar, demi memenuhi jumlah tenaga agar puskesmas rawat inap kami tetap berjalan. Hasilnya: Protes dan komplain terjadi disana-sini. Jangankan saya, yang cuma koordinator puskesmas rawat inap, even kepala dinas pun kewalahan. So...simpulkan sendiri, bagaimana rumitnya menjalankan rawat inap.
Saya pikir, persoalan mendasar pada puskesmas rawat inap ini adalah bagaimana orang-orang yang bekerja disana merasa tidak dihargai oleh para petinggi-petinggi di dinas kesehatan. Ketika ada sedikit "keuntungan" dari hasil kerja keras kami, banyak pihak yang merasa iri, curiga dan berprasangka. Bayangkan kalau keuntungan itu banyak!! Mungkin beritanya masuk televisi nasional. Seolah, kita tidak boleh menikmati sedikit kerja keras yang kami lakukan. Slogan "Kerja Maksimal, Untung Minimal" seperti sudah baku bagi para petinggi di dinas kesehatan. Jujur, dan ini mungkin tidak pernah terpikir oleh para "elit-elit" diatas, puskesmas rawat inap kami bisa bertahan selama ini, adalah dengan cara mengelola dana yang kami miliki dengan prinsip perputaran modal. Kami mencoba membeli obat, memenuhi kebutuhan bahan habis pakai (BHP) secara swadaya untuk memenuhi tuntutan pengobatan yang berkualitas. Bukannya dibantu pemecahan permasalahannya, kami disibukan dengan kewajiban setor ke kas daerah. Yang sangat saya sayangkan, mereka (para elite dinkes) seolah tidak pernah mau tahu, bagaimana pasien yang kami rawat itu makan, bagaimana petugas kami mendapat insentif yang memadai, bagaimana pasien-pasien kami tetep mendapat obat-obat rawat inap yang bermutu dengan jumlah yang cukup. They don't care..!! Semua dijanjikan lewat klaim...klaim....dan klaim yang tak kunjung cair. Verifikasi yang bertingkat dan sulit, pencoretan disana-sini...sungguh membuat saya merasa menjadi single fighter untuk persoalan rawat inap ini. Bikin putus asa!!! Apakah pernah terbersit, selama klaim itu belum cair, darimana dana untuk catering makan pasien? darimana insentif untuk para tenaga yang bekerja disini? darimana kita membeli obat yang selalu kekurangan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan?
Jawab sendiri pertannyaan-nya....karena saya sudah menyerah!!
Sunday, December 14, 2008
Finally, those boring days are over
Sunday, December 7, 2008
Curhat BBM nih!!!
Pasti saya, anda dan hampir semua pembaca sepakat kalo BBM turun pasti lebih enak. Tapi kenyataan?? Sama aja tuh!! Kok bisa??
Gimana ngga'...coba lihat sekarang ini. BBM, terutama premium menghilang dari pasaran. Stok di SPBU-SPBU habis. Pemandangan sewaktu harga BBM akan mengalami kenaikan beberapa waktu lalu dengan saat ini -dimana BBM kembali diturunkan- tidak jauh berbeda. Masyarakat pengguna kendaraan bermotor rela untuk antri panjang untuk mendapatkan BBM. Semakin hari antrian ini semakin panjang. Apakah ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan dengan cara pembelian besar-besaran, dengan harapan ketika harga BBM kembali naik, mereka akan mendapat keuntungan?? Atau memang tipikal masyarakat kita yang semakin panik ketika melihat ada antrian panjang di SPBU dan mendengar berita BBM langka, sehingga mereka beramai-ramai ikut membeli karena takut kehabisan??
Sungguh...betapa sulitnya hidup dimasa sekarang ini.
Apakah ini tanda masyarakat kita semakin frustasi menghadapi permasalahan ekonomi yang mendera belakangan ini? Semoga ini hanya euforia masyarakat menyambut penurunan harga saja.
Wallahu'alam....
Semoga keadaan seperti ini cepat berlalu...Amin...
**
Monday, November 24, 2008
Sunday, November 23, 2008
MENUNGGU dan MENUNGGU
Saya jelas-jelas sedang ada didalamnya. Semakin dirasa, semakin menggila. Bagai lagu cinta versi campursari, "Loro neng loro, ora koyo wong kang nandang wuyung... Mangan ra doyan, ra jenak dolan...neng omah bingung....bla..bla..bla.." Begitu deh gambarannya. Maaf bagi anda yang pecinta dangdut, saya harus mengecewakan anda, karena saya tidak mengandaikan kisah saya dalam lagu dangdut!
** Terus, yang ditunggu apaan? **
Itu lho...pengumuman penerimaan PPDS UGM yang tak kunjung datang. Sungguh melelahkan baik fisik maupun psikologis. Tapi apa mau dikate, memang begitu caranya...mau apalagi. Yang bisa saya lakukan adalah, Mohon Doa dari teman-teman sekalian agar cita-cita saya dan mbah saya yang menginginkan cucu tercintanya jadi dokter spesialis dapat terwujud dengan ZUKZESSS!! Dan tak lupa, doakan juga agar saya bisa menikmati hari-hari saya untuk dapat menunggu dan menunggu dengan SESABAR-SABARNYA!!!
Amin..
Saturday, November 15, 2008
Tulus Lebih Baik Dari Modern
Randy Pausch, seorang professor komputer di Universitas Carneigi Mellon merupakan aktor utama dalam buku ini. Sebelumnya beliau benar-benar memberikan "kuliah terakhir"-nya dan videonya disaksikan 3 juta orang melalui You-Tube. Yang menjadi menarik adalah, ketika dia mendapati umurnya tak akan lama lagi di dunia karena mengidap kanker pancreas dan "mereka" (kanker pankreasnya) sudah ber-metastase kedalam livernya. Kalau anda tertarik, silahkan baca buku ini...anda tidak akan pernah merasa menyesal untuk membelinya.
Judul diatas, Tulus Lebih Baik Dari Modern...adalah satu bagian tulisan Randy dalam The Last Lecture yang menarik bagi saya.
Berikut kutipannya....
**Kapan saja, saya pasti akan memilih orang yang tulus daripada orang yang modern, karena modern itu jangka pendek. Tulus itu jangka panjang.
**Ketulusan sangat dipandang remeh. Tulus berasal dari inti di dalam, sementara modern itu seperti mencoba membuat Anda terkesan dengan yang ada di permukaan.
**Orang yang "modern" suka sekali parodi. Tetapi tidak ada parodi yang abadi, bukan?
Rasa hormat saya lebih besar kepada orang yang tulus yang melakukan sesuatu yang bisa bertahan sekian generasi, sementara orang-orang modern ini merasakan kebutuhan untuk meniru.
***....(beberapa alinea saya hilangkan)....***
**Sementara itu, mode adalah perdagangan yang menyamar sebagai kemodernan. Saya sama sekali tidak berminat pada mode, dan itulah sebabnya saya jarang sekali membeli pakaian baru. Fakta bahwa mode bisa ketinggalan mode lalu kembali menjadi mode didasarkan semata-mata pada apa yang menurut segelintir orang entah dimana bisa mereka jual. Bagi saya itu tidak waras.
**Ajaran orang tua saya: beli pakaian baru kalau pakaian lamamu sudah belel. Siapa saja yang melihat apa yang saya pakai dalam pesan terakhir saya tahu bahwa saya hidup mengikuti nasehat ini!
**Pakaian saya jauh dari modern. Pakaian saya tulus. Pakaian saya akan baik-baik saja mendampingi saya.
Pakaian saya belum berubah......
Luar biasa...
Kata-kata sederhana itu menyadarkan saya, betapa budaya yang kita anut saat ini menggambarkan betapa kita ingin dilihat sebagai orang lain... bukan diri kita...
Wednesday, November 12, 2008
Can't live without me?? ~LOL
Ternyata, dia belum bisa melupakan perdebatan tadi malam, yang ternyata merasa dia menangkan...hehehe...(pemenang dapet payung cantik..~lol)
Oh dear...dia bilang saya pathetic... Hwakakakakak...
Kalo sampe hari ini dia merasa masih dendam dan sakit ati dengan saya, siapa yang lebih parah?? Mungkin dia deh yang perlu dikasihani...
Padahal sumpah...saya sudah bisa tidur nyenyak tadi malam dan mimpi dengan indahnya...kepikir dia aja kagak...kikikikik..
Terus...she said I'm gay...!! What??? ini lebih lucu lagi....
laki-laki dengan track record kayak saya dibilang gay?? terus julukan "playboy cap duren tiga" mau tarok mana neng?? (walau emosi, narsis masih tetep!) Hwakakakakakak
Dia nda tau kalo saya punya istri dan 2 orang anak...
So, actually "She Knows Nothing!!"
Sebagai dokter, saya memang baru 5 tahun ini praktek, baik di rumah, puskesmas dan rumah sakit...Apakah cukup?? tentu jawabnya TIDAK!
Ya betul, saya masih harus banyak belajar-belajar dan belajar...karena Allah mewajibkan kita terus belajar sampai saatnya nanti kita dimasukan ke liang lahat. Tapi kalo ada mahasiswa kedokteran nih...ngomong, bahwa saya tidak pantas jadi dokter! old fashion! hidup di planet lain! bla...bla..bla...
Then I have to say: "saya punya pengalaman 5 tahun untuk diceritakan..."
Berinteraksi dengan pasien dan masyarakat yang sebenarnya, tidak seperti apa yang kalian pelajari di kuliah nak!! Pahami ya!! Dunia tidak sesempit yang kalian pikir!! Kalo dari bahasa dan selera humornya yang sangat-sangat buruk, mungkin dia dari keluarga super kaya, yang diturutin apapun maunya!! Tipe anak mami yang ga mau kalah gethoo!! Kagum??? duh...kasiannya...
Saya cuma mau komentar...Kalo bapak/ibu kalian kaya, punya jabatan, jadi staf, dokter super laris bla-bla-bla...SO WHAT?? sampai kapan mau jadi parasit?? Tidak cukupkah kalian bikin sengsara orang tua??
Makanya...kuliah yang bener...syukur-syukur bisa selesai...siapa tau ada keajaiban, jadi lulusan berpredikat cum laude! Amin...
Hwakakakakak....
*********
Saya memang bukan orang paling pintar di dunia...! Saya menganggap tiap orang punya kekhususan masing-masing yang membuat mereka spesial. Saya, anda dan yang lainnya pasti punya itu. We're unique. Sehingga jangan pernah anda menganggap orang lain lebih bodoh dari diri anda!! Kalau ini sampe terjadi....(minjem istilah nih) YOU'RE SO PATHETIC!!!
Oh iya, sekedar catatan...blog bagi saya adalah sarana paling pas untuk mengutarakan perasaan saya tanpa emosi sama sekali...demi kebaikan saya, anda dan semua...
Amin...
Thanks buat semua temen-temen blogger dan temen-temen FB atas sms, telpon dan emailnya... I can handle it by my self bro!!
Hari Yang Aneh Bin Ajaib Jilid II
ketemu lagi saya sama manusia yang kaya gini...
ini jelas orangnya....
jenis kelaminnya...
alamatnya...
wah...buset dah! kok bisa ya..anak kayak gini berkeliaran tanpa pengawasan orang tua..
Hahahaha...
Her name is Sisy Adisty...kayaknya sih anak kedokteran unpad...(kalo bukan mahasiswa, paling kerjaannya jualan nasi deket-deket situ juga). Kalo yang edisi pertama dulu orangnya ga jelas ngomongnya...ga beraturan... yang ini lebih bisa untuk diajak berdebat...cuman ya itu... yang namanya cewek! nda mau ngalah..embeer banget..
Sekali lagi..yang tadinya mau nyante...malah kitanya yang emosi...
No..I did it again....padahal gw dah berjanji sama diri sendiri...
tapi apa lacur...bagai kegelapan yang menyelimuti hati...gw marah-marahin dia..
tapi dasar cewek! dia bales maki-maki juga....
hahahahaha...
lucuuuu....
Ya deh...buat sisy...(kalo baca tulisan ini)
piss buat elu yakk!!
Hwakakakakakakakak....
Sunday, November 2, 2008
Thursday, October 16, 2008
Yogyakarta, Inyong Balik Maning!!
Alhamdulillaahirobbil'aalamiin......
Rasa syukur yang amat sangat karena Allah masih melindungi ku dari mara bahaya...
Well...what's happen aya naon sih? kok mendadak religius banget? Ya...malam tadi, saya diajarkan mengerti bahwa setiap saat kita diancam oleh kematian...No matter what...No matter when....No matter how.... Apapun, kapanpun dan dimanapun...
Cerita yang saya kisahkan secara amburadul ini, semoga dapat diambil hikmahnya bahwa "Siap tidak siap, cukup tidak cukup amalan kita di dunia...ketika ajal menjemput, kita harus rela menerimanya!" The question is: Siapkah kita???
Begini ceritanya.....Simak baek-baek cing!!!
Saya sedang melakukan perjalanan dari tempat saya cari makan, Lampung menuju kota bersejarah Yogyakarta...(bersejarah karena di situlah saya ketemu istri saya :D) Tidak seperti biasanya, saya memilih angkutan umum bus Antar Kota Antar Propinsi dibanding naek mobil pribadi. Maklumlah...sekarang jaman krisis... ternyata, harga BBM yang melambung tinggi memaksa saya memilih mengorbankan kenyamanan yang biasa saya terima ketika pake mobil pribadi! (Mampu beli mobil, tapi nda mampu beli minyaknya....hehehehe..)
Perjalanan mula-mula biasa-biasa saja, tidak menyenangkan tidak juga menyebalkan...standar pokoke. Dalam pikiran saya saat itu yang ada hanya pertanyaan, bagaimana cara menghadapi ujian PPDS yang akan saya lakukan hari senin di Yogya, karena itu adalah tujuan saya pergi ke kota Gudeg ini. Mungkin ini juga alasan kenapa saya tidak bisa menikmati perjalanan dengan santai. Stress berat kaleee.....
Ketika matahari mulai tergelincir ke arah barat, sekitar jam 2 siang, bus Rosalia Indah jurusan Lampung-Solo yang saya tumpangi mulai meluncur keluar dari pool. Setelah sempat berhenti beberapa kali untuk menaikkan penumpang, tibalah saya di pelabuhan Bakauheni. Waktu itu menunjukan pukul 18.16 WIB bus kami berhasil masuk kapal ferry. Tidak seperti penumpang bus yang lain yang memilih tinggal dalam bus ketika perjalanan menyeberang selat sunda, saya putuskan untuk turun dari bus dan naek ke atas dek kapal agar dapat melaksanakan sholat mahrib dan Isya.
Waktu terasa begitu lama jika kita naik kapal ferry...Beberapa kali saya melempar pandangan ke arah daratan pulau jawa...daritadi ya segitu-gitu aja...serasa kapal ini nda maju-maju. Bete banget deh...(cobain sekali-kali ya...) 3 jam saya terus menggerutu dan akhirnya penderitaan itu pun berakhir... Kapal memasuki pelabuhan, dan sayapun bergegas masuk ke dalam bus agar tidak ketinggalan..
Keluar dari kapal...bus "kami" (saya dan penumpang lain=red) kembali melaju dengan kencang membelah jalan tol merak-tanggerang, meluncur dengan mulus diantara mobil-mobil lain. Di daerah bitung, sekitar jam 11 malam, kami sempat berhenti untuk makan malam di sebuah resto(walau tepatnya itu adalah makan malam yang kemalaman). Serah terima sopir juga terjadi. Sopir cadangan pun mulai mengambil alih kemudi dan mulai beraksi...
Dasar orang saya orang Indonesia sejati....setelah makan, apalagi yang timbul, kalau bukan rasa kantuk. Sampai disitu...cerita ini berhenti....................................................(suasana hening)
Saya terbangun ketika saya dengar, bus kami membunyikan klakson-nya panjaaaaaaaaaaaaaaaang sekali... TEEEEEEEEEEEEEEETTT dan sejurus kemudian, terdengar bunyi "DUEEEEERRR!!!!".... seluruh badan bus bergetar, barang-barang berloncatan dan bus pun berhenti. Suasana didalam bus tiba-tiba menjadi gaduh, ibu-ibu yang ada dalam rombongan berteriak"Innalillahi....Innalillahi...Astaghfirullah.....Ada apa ini? ada apa ini?" Para penumpang lain sontak berdiri, ingin tahu apa yang terjadi.....dan ternyata bus kami sudah naik diatas pembatas jalan dengan kepala bus sebelah kiri ringsek-sek...Masyaa Allah...ternyata bus kami menabrak sebuah truk tanky (tangki) minyak...
to be continued.............................
(preview edisi mendatang: akan saya tampilkan video dan gambar-gambar sesaat setelah kecelakaan terjadi, jadi jangan lewatkan edisi mendatang ya...)
Tuesday, October 14, 2008
Inyong bangga dadi wong Ngapak!! Ngapa dadi wong sejen??
Wis suwe jan-jane inyong mikir..ngapa sebabe wong-wong padha isin nek ngomong ngapak. Nek dibanding bahasa daerah sejene, pancen ya madhan atos nek dirungokna. Tapi, jajal bae, pelawak dadi laris gara-gara ngomonge kaya inyong. Ya mbok? Sebut bae Parto Patrio sing ngomonge pating blekuthuk kae....sejene maning Cicie Tegal...terus Mamak'ke neng sinetron si Entong! Kabeh mau wong-wong sing ngangkat bahasa ngapak ke pentas nasional. Apa ora bangga kuwe?
Tapi inyong dadi priatin karo keadaan siki. Masalahe inyong dhewek, sing asli lair neng Banyumas, kadang juga melu-melu isin nganggo bahasa ngapak! Terutama nek lagi neng njaba Banyumas..Wis jan..kebangeten banget ya? Tapi inyong ora dhewekan kok...Kae..wong-wong sing padha kerja neng jakarta, nek bali neng desane, ngomonge wis elu-elu gue-gue...sing bali sekang Malaysia, ngomonge wis nadane kaya Siti Nurhaliza... Aduuuuh mumet inyong!!
Ndeyan, wong-wong padha isin nganggo bahasa ngapak kuwe, sebabe masyarakat Indonesia menganggap bahwa bahasa sing dinggo awake dhewek kuwe pancen lucu...dadine nek padha krungu ya langsung ngguyu kemekelen. Akeh juga sing padha ngece...dadine nambah wong-wong sing asline nganggo bahasa ngapak, pada ora "pe-de"
Padahal bahasa ngapak, wis dadi aset nasional lho...malah nek tek pikir-pikir, bahasa ngapak kuwe lewih "Punya Teeiiis" jarene bocah siki.... maksude..bahasa ngapak lewih "ekspresif", blak-blakan...apa anane..ora ditutupi, ora basa-basi langsung maring permasalahan... Iya mbok?
Pokoke, mulai siki inyong bangga dadi wong Banyumas, inyong bangga nganggo bahasa ngapak...
Merdekaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!
Thursday, October 9, 2008
Sinetron Cinta Oh Cinta.....
Sadar ga sih, kita setiap hari disuguhi tontonan sinetron ga bermutu?
Untuk sinetron seperti ini saya kasi julukan SINETRON DODOL!
Ga usah sampe nonton kayaknya untuk bisa bilang itu sinetron dodol atau bukan!! Hampir setiap hari kita dijejali oleh sinetron-sinetron dodol dari yang ber-TEMA cinta, judulnya ADA KATA cintanya, sampai YANG MAIN Cinta Laura...... Semua cinta-cinta dan cinta.....telinga rasanya sakit dengernya... Coba nih perhatikan judul-judul sinetron ini baik-baik: Cinta Fitri 1, 2, 3, Cinta Indah, Cinta Intan, Cinta Maia, Cinta Bunga, Cinta SMA, Cinta Memang Gila, Cinta Dari Surga...................phuih CAPE DEEEEEHHHH!!
Apa ga ada judul lagi yang lebih menarik lagi? Apa stok judul udah pada abis? Sehingga para produser, penulis skenario, sutradara or siapapun yang suka bikin sinetron ini ga bisa lebih kreatif? At least untuk judulnya aja deh.... #are they actually use their brain?? lol#
Dan lebih sedih lagi....jalan cerita yang ditawarkan juga itu-itu saja... Percintaan anak ABG, masalah rebutan pacar, rebutan harta warisan, tante yang jahat, Ibu tiri yang kejam, temen sekolah yang licik, mertua galak, perceraian...... yeeeeeaah right!! Come on.....
And you know what! ternyata tontonan seperti itulah yang telah mendoktrin hidup kita dan anak-anak kita.....(cieeh kayak orang tua aja.. :D) Makanya ga usah heran, anak-anak SD/SMP jaman sekarang sudah kenal pacaran...(ga kayak jaman bapak saya dulu..hehehe) sudah berani cium-ciuman, peluk-pelukan ditempat umum..sex bebas, sukanya dandan, pengen tampil sexy, glamour, modis, uptodate, fashionable, gayanya funky, bahasanya gaul dan banyak lagi contoh hasil buruk dari sinetron!!
Mana nilai-nilai yang bisa diangkat dari tayangan seperti itu... Mungkin sudah saatnya kita, orang tua, yang mau jadi orang tua, ibu dan calon ibu bagi anak-anak kita, untuk waspada dan sadar akan bahaya sinetron-sinetron dodol seperti ini... Just like Diabetes...they're the Silent Killer!! Lot worst...Sinetron dodol, they destroy our kids future from inside our own home!!
Wake up people.....BE WARE!!
Tuesday, October 7, 2008
Hari Yang Aneh (bin Ajaib)
Hari ini saya mengalami...apa yang disebut Hari Yang Aneh itu....
Bermula dari suatu ChatRoom tempat saya biasa mangkal tiap malem....Biasalah, namanya anak muda...kalo malem yaa kongkow-kongkow , nggosip alias ngrumpi, ngobrol ngalor-ngidul yang nda jelas...(comment: pantes Indonesia ga maju-maju...lha pemudanya tukang gini semua...hehehe :D)
Nama ChatRoom-nya....”Tiiiiiittttt” (maaf disensor, demi nama baik chatroomnya). Mula-mula keadaan tenang dan berjalan biasa-biasa saja....sampai akhirnya masuk seseorang dengan Nickname “Tiiiittt” (Sensor lagi, kali ini nda jelas tujuannya apa) Sebut aja namanya “si Doi”. Seperti kebiasaan orang-orang lain di chatroom itu... yang say hello dan langsung ngalir ikut arus ....(Misal kalo lagi pada ngobrol A... ya ikut A, B ya B, C ya C dst....halah...kayak orang bodo aja harus dijelasin sedetail itu....) si Doi ini nda...Entah apa yang memulainya...(saya sendiri sampai sekarang nda paham bener alasannya..) tiba-tiba dalam ChatBox itu mengalir kata-kata yang sepertinya ditujukan ke saya.... offensif, humiliating, cenderung sarkas, susunan katanya nda teratur, topiknya berpindah-pindah....mirip orang saiko-lah (Phsyco maksudnye...) Setiap saya nanggepin omongan teman di chatroom itu...dia nimpalin dengan kata-katanya yang “very-very annoying”....dan kalo boleh saya bilang, omongannya itu “nda berbobot” blas.....
Hati yang tadinya bersih....mulai dihinggapi rasa amarah....ceilee..”Gue jabanin...,” berkata dalam hati saya.. Sayapun mulai meng-Counter attack- si Doi dengan kata-kata yang lebih offensif, lebih humiliating, lebih sarkas, lebih nda teratur dan tentu saja...lebih nda berbobot.... Pokoknya saya berprinsip maju terus pantang mundur....jangan sampai kalah....jangan sampai kalah.... begitu setan dalam otak teriak-teriak. Temen-temen chatroom yang biasa liat saya bertutur kata santun (hahaha....pasti pada ga percaya sama statement yg terakhir kan??) mereka hanya bisa bengong....ndomblong...minus ngilernya...... dan hasilnya....................................
Siapa yang menang, siapa yang kalah?
Apapun hasilnya, tidak ada kemenangan untuk tindakan yang saya lakukan... Tidak ada pembenaran bagi siapapun..walaupun dengan alasan “Self defense” untuk mencaci maki orang dengan seenaknya... Apa yang saya lakukan itu, sama saja menuding diri sendiri persis seperti yang saya tuduhkan sama si Doi...iiih Kejamnya! Saya sempat terdiam...merenung...merasa bersalah.... Kenapa saya terpancing... Mana kedewasaan saya? Harusnya saya menyikapi hal-hal sepele seperti itu dengan kepala yang dingin...tidak malah ikut-ikutan terjun.
Whatever lah....semua dah terjadi... Tapi, apa yang terjadi hari ini harus saya ambil hikmahnya... Karena orang yang bijak adalah orang yang menjadikan pengalaman hidupnya sebagai pelajaran, sehingga ia mampu menjadi “a Better Person” di masa depan...
Saya mohon maaf sama si Doi atas tindakan saya dan Saya mohon Ampun sama Allah SWT atas dosa-dosa yang saya buat.....Amin..
Sunday, October 5, 2008
I love Cinta Laura Kiehl
Cinta LAurA KiEhL, Dara berkulit putih itu baru 1 tahun menghiasi layar kaca. Namun berkat sinetronnya yang naik daun dan gaya bicaranya yang terbata-bata berbahasa Indonesia, Cinta LAura melesat sebagai salah satu artis muda terpopuler dan berhasil masuk nominasi sebagai artis terfavorit PANASONIC Award 2007.
Heran mengapa Cinta kesulitan berbahasa Indonesia? Ternyata menurut cewek Kelahiran Quakenbruck, Jerman, 17 Agustus 1993 ini alasannya adalah : " Memang lingkungan aku jarang banget ngomong Indonesia, kebanyakan bahasa Inggris" . Apalagi sekarang dia menjadi salah satu siswi di Jakarta International School.
Berikut cuplikan-cuplikan statement Cinta yang menghebohkan :(sebisa mungkin baca dengan gaya cinta laura ya..)
"Banyak orang-orang yang ikut dunia entertainment langsung drop out of school, itu menurut aku that's really really stupid. Soalnya mereka nggak pikirin long term"
-Cinta Laura-
"Aku pengen ke America atau ke England kalau udah masuk ke university. Kalau di England pengen ke Oxford, kalau di America pengen ke Harvard atau Yale atau Princeton"
-Cinta Laura-
" Bahasa Indonesia saya buruk sekali, jadi Cinta will be going to Australia to improve Bahasa Indonesia Cinta "
- Cinta Laura
"aku ada masalah dengan gastrow aku, jadi gak bisa puasa...." -Cinta Laura-
"Aku kalow di dalam negeri sukanya liburan ke Bali karna aku punya apartmen disana" - Cinta Laura-
"Aku udah keliling keliling dunia, ke London, German and several countries karena papaku General Manager di Hyatt" -Cinta Laura-
"Cinta mengucapkan selamat puasa semuanya. Rock on ! "-Cinta Laura-
"Makanan favorit Cinta tuh, cuna syusyi (tuna sushi maksudnye…)" -Cinta Laura-
"kamu nggak cocok pake logat english karena kamu dari kecil tinggal di Indonesia " -Cinta Laura pada samuel artis ABG berwajah Indo tapi lahir & besar di indonesia-
"Cinta ingin berhenti waktu career Cinta sedang naik, biar tetap dikenang so kalau orang-orang mengingat Cinta itu oh my God, Cinta Laura…" -Cinta Laura-
"kata mama aku, perfume itu wanginya gak longlasting...jadi mendingan kasi bracelet from platina" -cinta laura-
--cinta laura---
"Not all beautiful people bisa menjadi famous" - Cinta Laura-
Cinta Lauwrah...Cinta Lauwrah....Gadis yang really-really lucky kau Nak... :D
Demam Facebook
Sedikit Sejarah
FaceBook pertama kali diluncurkan tanggal 4 Februari 2004 oleh seorang Mahasiswa University of Harvard, Mark Zuckerberg. Pada awalnya FaceBook hanya sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard. Tetapi dalam kurun waktu hanya dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di FaceBook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan FaceBook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan FaceBook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, FaceBook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya. Dengan peningkatan jumlah user yang sangat fantastis, pada tahun 2007 saja, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya, dan lebih dari 25 juta user aktif menggunakan FaceBook setiap hari. Fantastis kan?? Dengan kesuksesan tersebut, banyak sponsor yang ingin membelinya. Tercatat seperti Freindster, Viacom, YaHoo pernah mengajukan tawaran yang gila-gilaan untuk membeli FaceBook.
Kelebihan FaceBook dibanding Friendster??
Katanya sih....Salah satu sebab berkembang pesatnya Facebook ialah ketersediaan library API (application programming interface) untuk siapa saja sehingga memungkinkan para developer untuk membuat aplikasi mini atau widget yang nantinya bisa dipasang atau digunakan di FaceBook itu sendiri. Berbeda dengan Friendster yang membutuhkan waktu yang amat lama untuk mengeluarkan suatu fitur baru, library API ini memungkinkan para developer untuk berkreasi sehingga secara tidak langsung membuat Facebook makin populer. (disadur dari Praditya.dot.net => sorry ya udah nyomot tanpa ijin)
Dan saya pribadi menilai, faktor kerapian layout menjadi hal krusial yang membedakan dengan situs pertemanan yang lain...ceileee.....FaceBook memiliki tampilan yang tertata dengan pas, tidak ribet, nda terkesan tumpak-tumpuk kayak Friendster....coba anda liat tampilan FaceBook deh..dan bandingkan sendiri dengan yang lain... Selain itu, sekarang ini tampaknya mulai terjadi pergeseran kepeminatan dari para pengguna Friendster atau myspace ke FaceBook. Banyak dari mereka yang tadinya sekedar iseng, punya dobel, akhirnya memilih FaceBook sebagai tambatan terakhir hatinya...Peningkatan pengguna FaceBook ini juga ditunjang oleh iklan tak langsung dari para artis, selebritis atau bahkan para politikus yang sekarang lagi pada rajin kampanye ngumpulin massa. Di infotainment mereka nyebut-nyebut bahwa FaceBook merupakan tempat gaul mereka di dunia maya...Nah asik to? Ups..lupa, ada satu lagi nih...Bagi kamyu..kamyu yang hobi chatting...ada fasilitas chatting yang terintegrasi di dalam FaceBook ini lho...sehingga kita bisa ngobrol antar sesama teman yang sedang online, tanpa harus keluar dari halaman FaceBook.
Dan pada akhirnya, percuma saya cerita panjang lebar, ngomong sampai mulut berbusa kalau anda tidak menjajalnya sendiri....Saya yang mula-mulanya sekedar coba-coba...sekarang jadi super tergila-gila!!
Tidak bermaksud merayu anda untuk berpaling dari mainan lama....tapi nda ada salahnya dicoba.
MAU??
Saturday, October 4, 2008
Bikin Komunitas Blogger Kesehatan??
Nda tau dari kapan blog-blog ini tercipta.... yang jelas aku mulai seneng nge-blog alias jadi blogger sejak pertengahan tahun ini.... itu aja gara-gara ada ribut-ribut antara si "Pakar Telematika" (at least itu menurut beliau) Roy Suryo dengan Komunitas Blogger di Indonesia..makanya saya penasaran banget sama Blog. Kiro-kiro panganan opo, kok orang-orang podho seneng sama yang namanya Blog.....
Setelah belajar sana-sini, tanya kanan-kiri....jadilah Blog ini. Awalnya ancur-ancuran banget, tapi sekarang statusnya meningkat jadi lumayan ancur.... Yach..mendingan lah... daripada ancur banget. Disini juga aku mulai ketemu adek2 angkatanku waktu kuliah dulu...dan ternyata, mereka sudah nge-blog jauh lebih lama dariku... Wah...wah...emang anak sekarang lain sama anak jadul ya.. semua kemajuan teknologi informasi begitu cepat terserap. Salute.....Sampai-sampai aku merasa kasian sama diriku sendiri...gimana ngga, aku yang merasa sudah up to date, yang ngakunya hi-tech freak..ternyata nda ada apa-apanya dibanding adek-adek'ku itu.... Jangan tanyakan, kenapa aku cuman nyebut adek-adek.... karena saya yakin, kakak angkatanku lebih cupu....hahahahaha.....
Makanya, kalau kira-kira sudah banyak tuh orang-orang kesehatan, dokter, dokter-dokter muda, mahasiswa kedokteran, perawat, dlsb bikin blog...kan enak bikin aliansinya... dari situ kita bisa saling berbagi informasi, pengalaman, asal jangan simpan pinjam aja.... hahaha...
Yah...namanya usul, diterima syukur...nda ya nda papa.... wong namanya juga usul....yang penting nda asal lah yauw!